ARTIKEL KEAMANAN JARINGAN

 

 PENGGUNAAN PROGRAM PENYERANG

TCP WRAPPER & CRACKER

Salah satu cara untuk mengetahui Kelemahan Sistem Informasi yaitu menyerang diri sendiri dengan paket-paket program penyerang(attack) yang diperoleh dari internet.

1.TCP WRAPPER

 Image
 
       TCP Wrapper memiliki 2 file yang berada di direktori etc yakni hosts.allow dan hosts.deny. File hosts.allow akan dicek terlebih dahulu sebelum host.deny. 
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut,

ALL: .nrar.net EXCEPT cracker.nrar.net
Jika file hosts.allow diisi dengan seperti di atas maka semua klien dengan domain nrar.net akan diijinkan untuk mengakses semua service yang ada di server kecuali sub domain cracker.

SSH server juga memungkinkan untuk menggunakan TCP wrapper dengan catatan ssh nya harus mendukung libwrap. Debian sepertinya secara default mendukung opsi ini sehingga bisa menggunakan TCP wrapper untuk memblokir ssh server agar hanya bisa digunakan oleh host tertentu.
Sebagai contoh saya di server memiliki isi hosts.allow seperti ini :

sshd : 202.91.15.0/28 : ALLOW
sshd : 202.91.8.36/32
: ALLOW
sshd : .akprind.ac.id : ALLOW
sshd : 10.15.74.81 :
ALLOW
sshd : all : twist /usr/local/sbin/ssh-twist.pl “Please call emergency service your IP %a “
Opsi di atas akan hanya mengijinkan ssh dari ip yang sudah disebutkan dan menolak serta memberikan umpan balik kepada yang tidak diijinkan, misalkan list yang ke 2 dihilangkan dan dicoba untuk melakukan ssh maka akan ada informasi seperti ini di klien
 

2.CRACKER

     Cracker adalah Seorang atau sekumpulan orang yang berniat untuk merusak dan menghancurkan integritas di seluruh jaringan sistem komputer dan tindakannya dinamakan cracking. Pada umumnya para cracker setelah berhasil masuk ke dalam jaringan komputer akan langsung melakukan kegiatan perusakan dan penghancuran data-data penting hingga menyebabkan kekacauan bagi para user dalam menggunakan komputernya.

Image

 

• Craker
– Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengan maksud jahat
– Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
– Ciri-ciri cracker :
• Bisa membuat program C, C++ atau pearl
• Memiliki pengetahuan TCP/IP
• Menggunakan internet lebih dari 50 jam per- bulan
• Menguasai sistem operasi UNIX atau VMS
• Suka mengoleksi software atau hardware lama
• Terhubung ke internet untuk menjalankan aksinya
• Melakukan aksinya pada malam hari, dengan alasan waktu yang memungkinkan, jalur komunikasi tidak padat, tidak mudah diketahui orang lain.
Penyebab cracker melakukan penyerangan :
• spite, kecewa, balas dendam
• sport, petualangan
• profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain
• stupidity, mencari perhatian
• cruriosity, mencari perhatian
• politics, alasan politis Ciri-ciri target yang dibobol cracker :
• Sulit ditentukan
• Biasanya organisasi besar dan financial dengan sistem pengamanan yang canggih
• Bila yang dibobol jaringan kecil biasanya system pengamanannya lemah, dan pemiliknya baru dalam bidang internet.
– Ciri-ciri target yang “berhasil” dibobol cracker :
• Pengguna bisa mengakses, bisa masuk ke jaringan tanpa “nama” dan “password”
• Pengganggu bisa mengakses, merusak, mengubah atau sejenisnya terhadap data
• Pengganggu bisa mengambil alih kendali sistem

• Sistem hang, gagal bekerja, reboot atau sistem berada dalam kondisi tidak dapat dioperasikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s